bagaimana engkau tidak bernafas dan menjadi anak panah jiwamu
bagaimana engkau berperang dengan egosentrik jiwamu
bagaimana engkau mengatur detak jiwamu dan berdiam serupa besi
engkau kopiku sekaligus cawanku pagi hari ini
pada burung pagi dan burung api, aku tinggalkan mimpiku malam tadi dan berjalan beriringan dengan siang yang mulai memanasi besi ini
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment