4.19.2009

jakarta yang sibuk

kita tidak sedang berjalan di antara ratusan bukit dan sawah yang menghijau ataupun pohon yang hijau menjilati langit

kita berjalan diantara puluhan gedung di sepanjang sudirman

berjalan cepat dengan melupakan semua orang yang tersenyum pada kita di sepanjang trotoar

peradaban ini akan semakin menjauhkan kita dari sepotong daun yang setia pada tanah

ludah kita saban harinya berubah menjadi api

tangan kita setiap harinya mengepal keras ketika kita bermimpi

2.22.2009

berburu

dia berkata, itu alami..
kodrati  seorang yang butuh makan
sayang
dia memakan menggunakan kakinya

2.09.2009

menjelang akhir musim hujan

harus dinikmati dengan sungguh-sunguh dan besar hati
karena sebentar lagi akan datang musim kemarau

1.23.2009

pelajaran berguna buat menghabiskan malam

jangan pernah merasa sedih jika belum bisa tidur

malaikat ciu

aku menghisap lembayung
berguru pada senja
bertatapan dengan rahwana

seperti api aku menghardik pelan bayang hitam
berkata bahwa semesta tak lagi milikku

1.08.2009

harapan

... seharusnya memang ada dan dibuat supaya kita masih menjadi manusia yang punya Tuhan

11.18.2008

aku merasa hujan

semua yang pelan mulai merintik dan kemudian deras

pergi menjauh

11.12.2008

haru biru membakar semu

abu-abu.. masih saja engkau berwarna semu

11.07.2008

yang akan datang

akan datang mengetuk pintu dan mengucap salam
pada yang akan datang
akan aku bukakan pintu dan aku persilahkan masuk
di dalam, aku hanya punya sunyi dan segelintir cahaya temaram di ujung sana

rahasia

dendam itu akan selalu ada dan akan tetap aku pelihara
ini
rahasiaku